• Home
  • Oceh
    • Cerita
    • Fiksi
  • Opini
    • Temu
  • Sejenak
  • Lifepreneur
  • Review
  • Hobi
  • Jejak Kerja
Search
LogosLancip
LogoSudut LancipIrfan Khoirun
  • Home
  • Oceh
    • Cerita
    • Fiksi
  • Opini
    • Temu
  • Sejenak
  • Lifepreneur
  • Review
  • Hobi
  • Jejak Kerja
    Search
    Home Authors Posts by Irfan

    Irfan

    148 POSTS 0 COMMENTS
    Jendela Bingung
    Lifepreneur

    Jendela Bingung

    Irfan -
    28 July 2021
    0
    Datang dan Pergi
    Sejenak

    Datang dan Pergi

    Irfan -
    27 July 2021
    0
    Memimpin Seperti Trafo
    Lifepreneur

    Memimpin Seperti Trafo

    Irfan -
    24 July 2021
    0
    Buang Satu Kata Ini dari Kamus Hidupmu
    Fiksi

    Buang Satu Kata Ini dari Kamus Hidupmu

    Irfan -
    23 July 2021
    0
    Perahu Kehidupan
    Sejenak

    Perahu Kehidupan

    Irfan -
    23 July 2021
    0
    Apa yang Kamu Cari?
    Cerita

    Apa yang Kamu Cari?

    Irfan -
    19 July 2021
    0
    Dzulhijjah, Bulan Penyambung Risalah
    Cerita

    Dzulhijjah, Bulan Penyambung Risalah

    Irfan -
    17 July 2021
    0
    Tidak Sopan Sama Senior!
    Cerita

    Tidak Sopan Sama Senior!

    Irfan -
    16 July 2021
    0
    Teman Laknat
    Cerita

    Teman Laknat

    Irfan -
    14 July 2021
    0
    Covid Bukanlah Aib
    Opini

    Covid Bukanlah Aib

    Irfan -
    14 July 2021
    0
    1234...15Page 3 of 15

    bangirfan

    Hiking tipis-tipis bareng keluarga @ikama.pusat di Hiking tipis-tipis bareng keluarga @ikama.pusat di Cisadon. 

Satu perjalanan, ragam keadaan. Yang ikutan kemarin pasti paham maksudnya 😁.
    Pohon beringin (caringin) yang dulu gagah berdiri Pohon beringin (caringin) yang dulu gagah berdiri & melegenda di Caringin Tilu sekarang sudah sekarat. Caringin Tilu akan hanya tinggal kenangan tanpa pohon beringinnya. #runphotography
    Bunga matahari yang berlatar bulan purnama. #runph Bunga matahari yang berlatar bulan purnama. #runphotography
    Niatnya mulia, dikerjakan sesuai rencana, di lapor Niatnya mulia, dikerjakan sesuai rencana, di laporan sudah baik terlaksana. Tapi, kenyataannya justru menimbulkan bahaya.
    Setahun terakhir mendaki beberapa gunung. Tiga dia Setahun terakhir mendaki beberapa gunung. Tiga diantaranya, kurang dari sebulan mendaki lalu diikuti peristiwa pendaki nyasar. Satunya malah berujung fatal. Mulai dari Cikuray yang pos pendakiannya sudah seperti pasar malam, Mongkrang yang puncaknya seolah tiada habis-habisnya, dan Puntang dengan jalur punggungan naga-nya yang magis. 

Setiap naik gunung tak jarang berpapasan dengan anak muda, bahkan anak kecil, yang sudah kehilangan fokus akibat fisiknya sudah terkuras. Indikasinya, kalau disapa jangankan menyahut, membalas dengan senyum saja sudah sulit. Ini yang bikin potensi tersesat di jalur yang sesungguhnya sudah jelas. Ketiga gunung tadi misalnya, rasanya sulit untuk tersesat di jalur tersebut. Tapi itu kalau dengan skenario awareness masih baik. 

Eksplorasi alam, baik pegunungan, lautan, atau sungai bukanlah tentang menaklukkan alam tapi melewatinya dengan selamat. Untuk itu perlu mendisiplinkan diri mempelajari jalur dan "menginstall" rute dan situasi ke benak. Ini sangat bermanfaat karena saat berhadapan dengan situasi lelah yang punya potensi tersesat tadi, kita punya semacam kompas alami yang bisa membedakan mana jalan yang "benar" dan mana jalan yang jangan dilewati. Lebih bagus lagi kalau punya perangkat yang bisa menyimpan peta rencana rute, misalnya via smart-watch atau HP.

Kalaupun sampai tersesat, jangan lupa ikuti prosedur STOP (Stop, Think, Observe, & Plan). Tapi, prosedur STOP hanya bisa dikerjakan kalau tidak panik. Masalahnya, saat mulai sadar sudah tersesat respons pertama tubuh adalah panik yang sangat manusiawi. Apalagi makanan/minuman sudah habis, waktu mulai gelap, hujan badai, suhu menurun drastis, termasuk takut setan. Maka, STOP hanya berhasil kalau sudah terbiasa mengendalikan diri sendiri untuk tidak panik. Langkah pertama (Stop), maksudnya bukan sekedar berhenti secara harfiah, tapi juga waktu untuk menata emosi dan pikiran. Barulah tahap berikutnya bisa dikerjakan.

Jadi, rencana yang matang dan siap menghadapi situasi apa pun adalah kunci menyelamatkan diri sendiri, sebelum diselamatkan orang lain.
    Weekend escape kali ini tiba-tiba main lumpur & ny Weekend escape kali ini tiba-tiba main lumpur & nyetrika pegunungan Malabar. Baru ingat pernah daftar, jadi cuma mengandalkan muscle memory yang tak seberapa. Tak ada acara persiapan latihan. Hasilnya, finish sih tapi penuh perjuangan.
    Satu princess dengan dua pengawalnya. Satu princess dengan dua pengawalnya.
    I RAN MY ITB ULTRA! Saya Irfan, telah #BikinMemor I RAN MY ITB ULTRA!

Saya Irfan, telah #BikinMemori di @itbultra #ITBUM2025 bareng Tim R16 #duracelGimbot

Kami kumpulkan #KilometerKebaikan sepanjang Jakarta - Bandung 🫶

Segala pengalaman ini adalah #MemoriBaik yang selalu dikenang. Bagikan kebahagiaan ini dengan berdonasi via transfer akun @itb2k :

Bank Mandiri
Norek 1270000122000
Tulis berita: Duracel Memori Baik

Bersama kita melangkah dalam kebaikan ✨
Sampai ketemu di ITB UM berikutnya! 🔥

---
@official.antam @ptpetrolabservices @safetysignindonesia @oseanlandsurvei @gpslands.id 

#wondrITBUltraMarathon2025 #ITBUltraMarathon #ITBUltraMarathon2025 #DuracelITBUM2025 #WarnaWarniMemori
    Follow on Instagram

    LogoSudutLancip
    FacebookFacebook
    InstagramInstagram
    LinkedinLinkedin
    StravaStrava

    © Irfan Khoirun - 2024