• Home
  • Oceh
    • Cerita
    • Fiksi
  • Opini
    • Temu
  • Sejenak
  • Lifepreneur
  • Review
  • Hobi
  • Jejak Kerja
Search
LogosLancip
LogoSudut LancipIrfan Khoirun
  • Home
  • Oceh
    • Cerita
    • Fiksi
  • Opini
    • Temu
  • Sejenak
  • Lifepreneur
  • Review
  • Hobi
  • Jejak Kerja
    Search
    Home Authors Posts by Irfan

    Irfan

    147 POSTS 0 COMMENTS
    TAGIHAN SEKOLAH
    Oceh

    TAGIHAN SEKOLAH

    Irfan -
    2 July 2024
    0
    Lari Gara-Gara Murakami
    Hobi

    Lari Gara-Gara Murakami

    Irfan -
    14 June 2024
    0
    Kebencian yang Dipelihara
    Opini

    Kebencian yang Dipelihara

    Irfan -
    26 June 2023
    0
    ITB Ultra Marathon 2022 yang Pakai Tapi
    Hobi

    ITB Ultra Marathon 2022 yang Pakai Tapi

    Irfan -
    18 March 2023
    0
    Berantakan di Jakarta Marathon
    Oceh

    Berantakan di Jakarta Marathon

    Irfan -
    28 January 2023
    0
    Persoalan Bangun Pagi
    Opini

    Persoalan Bangun Pagi

    Irfan -
    23 June 2022
    0
    Rute Berbahaya Rasa Kecewa
    Opini

    Rute Berbahaya Rasa Kecewa

    Irfan -
    4 June 2022
    0
    Kita adalah Apa yang Kita Cari
    Cerita

    Kita adalah Apa yang Kita Cari

    Irfan -
    28 May 2022
    0
    Aku dan Cumi-cumi
    Cerita

    Aku dan Cumi-cumi

    Irfan -
    27 May 2022
    0
    Kucing Psikopat
    Oceh

    Kucing Psikopat

    Irfan -
    4 April 2022
    0
    123...15Page 1 of 15

    bangirfan

    Setahun terakhir mendaki beberapa gunung. Tiga dia Setahun terakhir mendaki beberapa gunung. Tiga diantaranya, kurang dari sebulan mendaki lalu diikuti peristiwa pendaki nyasar. Satunya malah berujung fatal. Mulai dari Cikuray yang pos pendakiannya sudah seperti pasar malam, Mongkrang yang puncaknya seolah tiada habis-habisnya, dan Puntang dengan jalur punggungan naga-nya yang magis. 

Setiap naik gunung tak jarang berpapasan dengan anak muda, bahkan anak kecil, yang sudah kehilangan fokus akibat fisiknya sudah terkuras. Indikasinya, kalau disapa jangankan menyahut, membalas dengan senyum saja sudah sulit. Ini yang bikin potensi tersesat di jalur yang sesungguhnya sudah jelas. Ketiga gunung tadi misalnya, rasanya sulit untuk tersesat di jalur tersebut. Tapi itu kalau dengan skenario awareness masih baik. 

Eksplorasi alam, baik pegunungan, lautan, atau sungai bukanlah tentang menaklukkan alam tapi melewatinya dengan selamat. Untuk itu perlu mendisiplinkan diri mempelajari jalur dan "menginstall" rute dan situasi ke benak. Ini sangat bermanfaat karena saat berhadapan dengan situasi lelah yang punya potensi tersesat tadi, kita punya semacam kompas alami yang bisa membedakan mana jalan yang "benar" dan mana jalan yang jangan dilewati. Lebih bagus lagi kalau punya perangkat yang bisa menyimpan peta rencana rute, misalnya via smart-watch atau HP.

Kalaupun sampai tersesat, jangan lupa ikuti prosedur STOP (Stop, Think, Observe, & Plan). Tapi, prosedur STOP hanya bisa dikerjakan kalau tidak panik. Masalahnya, saat mulai sadar sudah tersesat respons pertama tubuh adalah panik yang sangat manusiawi. Apalagi makanan/minuman sudah habis, waktu mulai gelap, hujan badai, suhu menurun drastis, termasuk takut setan. Maka, STOP hanya berhasil kalau sudah terbiasa mengendalikan diri sendiri untuk tidak panik. Langkah pertama (Stop), maksudnya bukan sekedar berhenti secara harfiah, tapi juga waktu untuk menata emosi dan pikiran. Barulah tahap berikutnya bisa dikerjakan.

Jadi, rencana yang matang dan siap menghadapi situasi apa pun adalah kunci menyelamatkan diri sendiri, sebelum diselamatkan orang lain.
    Weekend escape kali ini tiba-tiba main lumpur & ny Weekend escape kali ini tiba-tiba main lumpur & nyetrika pegunungan Malabar. Baru ingat pernah daftar, jadi cuma mengandalkan muscle memory yang tak seberapa. Tak ada acara persiapan latihan. Hasilnya, finish sih tapi penuh perjuangan.
    Satu princess dengan dua pengawalnya. Satu princess dengan dua pengawalnya.
    I RAN MY ITB ULTRA! Saya Irfan, telah #BikinMemor I RAN MY ITB ULTRA!

Saya Irfan, telah #BikinMemori di @itbultra #ITBUM2025 bareng Tim R16 #duracelGimbot

Kami kumpulkan #KilometerKebaikan sepanjang Jakarta - Bandung 🫶

Segala pengalaman ini adalah #MemoriBaik yang selalu dikenang. Bagikan kebahagiaan ini dengan berdonasi via transfer akun @itb2k :

Bank Mandiri
Norek 1270000122000
Tulis berita: Duracel Memori Baik

Bersama kita melangkah dalam kebaikan ✨
Sampai ketemu di ITB UM berikutnya! 🔥

---
@official.antam @ptpetrolabservices @safetysignindonesia @oseanlandsurvei @gpslands.id 

#wondrITBUltraMarathon2025 #ITBUltraMarathon #ITBUltraMarathon2025 #DuracelITBUM2025 #WarnaWarniMemori
    Nanti ikut berlari di #ITBUM2025 bareng Duracel Gi Nanti ikut berlari di #ITBUM2025 bareng Duracel Gimbot. 

Kami mau #BikinMemori lari Jakarta - Bandung, kumpulin #KilometerKebaikan dan #MemoriBaik ✨✨

Doakan dan dukung kami finish aman, setrong, dan hepi 🔥🔥

---

@itbultra @itb2k @official.antam @ptpetrolabservices @safetysignindonesia @oseanlandsurvei @gpslands.id 

#wondrITBUltraMarathon2025 #ITBUltraMarathon #ITBUltraMarathon2025 #DuracelITBUM2025 #WarnaWarniMemori #BikinMemori
    Ikut-ikutan mau #BikinMemori untuk ngumpulin #Kilo Ikut-ikutan mau #BikinMemori untuk ngumpulin #KilometerKebaikan di ITB Ultra Marathon 2025! 

Dari Jakarta ke Bandung, bersama tim relay @itb2k.duracel @itb2k tanggal 26-28 September ini, siap memeriahkan @itbultra dengan #WarnaWarniMemori 🩷🩵💙🤍

#wondrITBUltraMarathon2025 #ITBUltraMarathon #ITBUM2025
    Pohon yang sendiri & ingin menari. Pohon yang sendiri & ingin menari.
    Ketika mendapat tugas agung membangunkan seisi bum Ketika mendapat tugas agung membangunkan seisi bumi di pagi hari, ayam mendapat karunia tak ternilai: sebuah jam internal biologis yang begitu presisi. Ayam jantan, sang penjaga waktu, memiliki ritme sirkadian yang sedemikian akurat. Bahkan dalam gelapnya kurungan sekalipun, ia tetap tahu kapan waktu subuh tiba, kapan tirai malam harus disingkap.

Kokok ayam, lebih dari sekadar penanda waktu, adalah manifestasi syukur terdalam atas karunia yang dilimpahkan. Ia adalah sebuah seruan, pengingat bahwa setiap hari adalah anugerah, kesempatan baru untuk bangkit dan bersyukur. Maka, dengarlah kokok yang kadang sengal dan parau itu. Bentuk tasbihnya ayam. Pujian tanpa henti yang mengajak kita untuk turut serta merayakan kehidupan.
    Follow on Instagram

    LogoSudutLancip
    FacebookFacebook
    InstagramInstagram
    LinkedinLinkedin
    StravaStrava

    © Irfan Khoirun - 2024