• Home
  • Oceh
    • Cerita
    • Fiksi
  • Opini
    • Temu
  • Sejenak
  • Lifepreneur
  • Review
  • Hobi
  • Jejak Kerja
Search
LogosLancip
LogoSudut LancipIrfan Khoirun
  • Home
  • Oceh
    • Cerita
    • Fiksi
  • Opini
    • Temu
  • Sejenak
  • Lifepreneur
  • Review
  • Hobi
  • Jejak Kerja
    Search
    Home Authors Posts by Irfan

    Irfan

    148 POSTS 0 COMMENTS
    edcoustic
    Cerita

    Strategi Partnership

    Irfan -
    5 August 2020
    0
    edcoustic
    Cerita

    Kehabisan Dana

    Irfan -
    5 August 2020
    0
    edcoustic
    Cerita

    Lagu Pesanan yang Bikin Berantem

    Irfan -
    5 August 2020
    0
    edcoustic
    Cerita

    Rahasia Alat Musik Cello

    Irfan -
    5 August 2020
    0
    edcoustic
    Cerita

    Tahapan Memproduksi Album Musik

    Irfan -
    5 August 2020
    0
    edcoustic
    Cerita

    Kenapa Membuat Album?

    Irfan -
    5 August 2020
    0
    edcoustic
    Cerita

    Keputusan dari Keputusasaan

    Irfan -
    5 August 2020
    0
    edcoustic
    Cerita

    Kisah Di Sebalik Album 2 edCoustic

    Irfan -
    5 August 2020
    0
    Berlari
    Hobi

    Memulai Lari

    Irfan -
    28 January 2020
    0
    Tembok Awal Ide Bisnis
    Lifepreneur

    Tembok Awal Ide Bisnis

    Irfan -
    20 August 2019
    0
    1...678...15Page 7 of 15

    bangirfan

    Bapack-bapack @itb2k @itb2k.duracel yang pengen ja Bapack-bapack @itb2k @itb2k.duracel yang pengen jadi boyband tapi sudah tidak boy lagi.
    Hiking tipis-tipis bareng keluarga @ikama.pusat di Hiking tipis-tipis bareng keluarga @ikama.pusat di Cisadon. 

Satu perjalanan, ragam keadaan. Yang ikutan kemarin pasti paham maksudnya 😁.
    Pohon beringin (caringin) yang dulu gagah berdiri Pohon beringin (caringin) yang dulu gagah berdiri & melegenda di Caringin Tilu sekarang sudah sekarat. Caringin Tilu akan hanya tinggal kenangan tanpa pohon beringinnya. #runphotography
    Bunga matahari yang berlatar bulan purnama. #runph Bunga matahari yang berlatar bulan purnama. #runphotography
    Niatnya mulia, dikerjakan sesuai rencana, di lapor Niatnya mulia, dikerjakan sesuai rencana, di laporan sudah baik terlaksana. Tapi, kenyataannya justru menimbulkan bahaya.
    Setahun terakhir mendaki beberapa gunung. Tiga dia Setahun terakhir mendaki beberapa gunung. Tiga diantaranya, kurang dari sebulan mendaki lalu diikuti peristiwa pendaki nyasar. Satunya malah berujung fatal. Mulai dari Cikuray yang pos pendakiannya sudah seperti pasar malam, Mongkrang yang puncaknya seolah tiada habis-habisnya, dan Puntang dengan jalur punggungan naga-nya yang magis. 

Setiap naik gunung tak jarang berpapasan dengan anak muda, bahkan anak kecil, yang sudah kehilangan fokus akibat fisiknya sudah terkuras. Indikasinya, kalau disapa jangankan menyahut, membalas dengan senyum saja sudah sulit. Ini yang bikin potensi tersesat di jalur yang sesungguhnya sudah jelas. Ketiga gunung tadi misalnya, rasanya sulit untuk tersesat di jalur tersebut. Tapi itu kalau dengan skenario awareness masih baik. 

Eksplorasi alam, baik pegunungan, lautan, atau sungai bukanlah tentang menaklukkan alam tapi melewatinya dengan selamat. Untuk itu perlu mendisiplinkan diri mempelajari jalur dan "menginstall" rute dan situasi ke benak. Ini sangat bermanfaat karena saat berhadapan dengan situasi lelah yang punya potensi tersesat tadi, kita punya semacam kompas alami yang bisa membedakan mana jalan yang "benar" dan mana jalan yang jangan dilewati. Lebih bagus lagi kalau punya perangkat yang bisa menyimpan peta rencana rute, misalnya via smart-watch atau HP.

Kalaupun sampai tersesat, jangan lupa ikuti prosedur STOP (Stop, Think, Observe, & Plan). Tapi, prosedur STOP hanya bisa dikerjakan kalau tidak panik. Masalahnya, saat mulai sadar sudah tersesat respons pertama tubuh adalah panik yang sangat manusiawi. Apalagi makanan/minuman sudah habis, waktu mulai gelap, hujan badai, suhu menurun drastis, termasuk takut setan. Maka, STOP hanya berhasil kalau sudah terbiasa mengendalikan diri sendiri untuk tidak panik. Langkah pertama (Stop), maksudnya bukan sekedar berhenti secara harfiah, tapi juga waktu untuk menata emosi dan pikiran. Barulah tahap berikutnya bisa dikerjakan.

Jadi, rencana yang matang dan siap menghadapi situasi apa pun adalah kunci menyelamatkan diri sendiri, sebelum diselamatkan orang lain.
    Weekend escape kali ini tiba-tiba main lumpur & ny Weekend escape kali ini tiba-tiba main lumpur & nyetrika pegunungan Malabar. Baru ingat pernah daftar, jadi cuma mengandalkan muscle memory yang tak seberapa. Tak ada acara persiapan latihan. Hasilnya, finish sih tapi penuh perjuangan.
    Satu princess dengan dua pengawalnya. Satu princess dengan dua pengawalnya.
    Follow on Instagram

    LogoSudutLancip
    FacebookFacebook
    InstagramInstagram
    LinkedinLinkedin
    StravaStrava

    © Irfan Khoirun - 2024